Selasa, 23 April 2013

Program Analisis Leksikal dengan Bahasa Pascal

Block program untuk mengidentifikasi token dengan analisis leksikal menggunakan bahasa pascal:

program scanner;
uses crt;
var
prg_sumber,f_hasil:text;
karakter:Char;
kata,Nm_token:string;
procedure bacafile; { prosedur membaca file sumber }
begin
read(prg_sumber,karakter);
end;
procedure hasil; {prosedur utk menulis hasil setiap token}
begin
append(f_hasil); {menambah hasil scan ke file hasil}
writeln(f_hasil, kata : 15, ' : ', Nm_token);
writeln(kata : 15, ' : ', Nm_token); {mencetak hasil scan ke layar}
end;

function cekkeyword(s:string):string; {fungsi mengecek keyword atau bukan}
var
x : byte;
panjang : integer;
ftext : text;
data : string;

begin
panjang:= length(s); {konversi kata ke huruf kecil}
for x:=1 to panjang do
begin
if s[x] > upcase (s[x]) then
s[x] := s[x]
else
s[x]:= chr(ord(s[x])+32);
end;

assign(ftext,'keyword.txt');
reset(ftext);
while not eof (ftext) do {mencocokkan dgn tabel keyword}
begin
readln(ftext,data);
if s=data then Nm_token:='Keyword';
end;
close(ftext);
end;

procedure periksa; {prosedur memeriksa setiap karakter file sumber}
begin
while not eof(prg_sumber) do {kerjakan sampai akhir file}
begin
bacafile;

if karakter = '{' then {mengabaikan/membuang komentar}
begin
repeat
begin
bacafile;
end;
until karakter = '}';
kata:='';
end;

if karakter = chr(39) then {mengecek tanda petik (')}
begin
repeat
begin
kata := kata + karakter;
bacafile;
end;
until karakter = chr(39) ;
kata := kata + karakter;
Nm_token := 'Literals';
hasil;
kata :='';
end;

if (karakter in['A'..'Z','a'..'z','_']) then {mengecek karakter/kata}
begin
repeat
begin
kata := kata + karakter;
bacafile;
end;
until (not(karakter in['A'..'Z','a'..'z','_']));
Nm_token:='Identifier';
cekkeyword(kata);
hasil;
kata :='';
end;

if (karakter in['0'..'9']) then {mengecek angka}
begin
repeat
begin
kata := kata + karakter;
bacafile;
end;
until (not(karakter in['0'..'9']));
Nm_token := 'Identifier';
hasil;
kata :='';
end;

if (karakter in['+','-','*','/','^']) then
begin
repeat
begin
kata := kata+karakter;
bacafile;
end;
until (not(karakter in['+','-','*','/','^']));
Nm_token :='Operator';

hasil;
kata:='';
end;

if (karakter in['(',')','[',']','^',':',';',',','.']) then
begin
kata:=karakter;
Nm_token :='Punctuation';
hasil;
kata:='';
end;
end;

end;

begin {=program utama=}
clrscr;
assign(prg_sumber,'program.txt'); {menetapkan file sumber}
reset(prg_sumber); {membaca file sumber}
assign(f_hasil,'hasil.txt'); {menetapkan file hasil}
rewrite(f_hasil); {menghapus isi file hasil}
periksa; {menjalankan prosedur scan}
close(prg_sumber); {menutup file}
close(f_hasil);
readln;
end.

Program diatas akan memanggil beberapa file dalam format.txt antara lain, keterangan.txt dan program.txt

Berikut ini list yang terdapat dalam table keyword.txt:



and
array
begin
case
const
div
do
downto
else
end
file
for
function
goto
if
in
label
mod
nil
not
of
or
packed
procedure
program
record
repeat
set
then
to
type
until
uses
var
while
with
abs
arctan
boolean
char
chr
cos
dispose
eof
eoln
exp
false
get
input
integer
ln
maxint
new
odd
ord
output
pack
page
pred
put
read
readln
real
reset
rewrite
round
sin
sqr
sqrt
succ
text
true
trunc
unpack
write
writeln
wincrt
crt
string

Program diatas akan menghasilkan output sebagai berikut:





Rabu, 17 April 2013

Media Transmisi

Pengertian

   Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.

Jenis-Jenis Media Transmisi

1. Bounded Media
   Bounded Media adalah Media berkabel menyatakan media transmisi yang menghubungkan pengirim dan penerima yang secara fisik berupa kabel. Berikut ini contoh-contoh bounded media:

Coaxial
Twisted Pair
Serat Optik
2. Unbounded Media
    Media tak berkabel adalah media transmisi yang tidak menggunakan kabel. Berikut ini contoh-contoh unbounded media:

Infra Merah

Bluetooth
Hotspot




Selasa, 16 April 2013

Resume Jurnal: Analisis Karakteristik Akustik Suara Manusia

Latar Belangkang Penelitian

     Karakteristik suara manusia terbagi menjadi dua jenis, yaitu akustik dan non akustik. Karakteristik suara manusia terdiri dari Formant, Formant Bandwith, dan Pitch. Pitch merupakan nada dasar manusia. Tinggi rendahnya pitch dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin dan pita suara. Formant yang secara fisis merupakan spektrum puncak ke puncak dari suara manusia berpengaruh terhadap suara vokal yang dihasilkan dan warna dari suara dari seseorang. Formant Bandwith berpengaruh untuk membedakan suara vokal apabila ada lebih dari satu orang yang berbicara.
Tujuan Penelitian
     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik suara pada manusia.
Target Penelitian
     Target penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa suara manusia dipengaruhi oleh pitch, formant, dan bandwidth.
Metode Penelitian
     Penelitian ini menggunakan software Praat seri 5.1.05, dengan cara merekam suara vokal (A, I, U, E dan O) dari beberapa orang yang berbeda. Tiap sesi perekaman membutuhkan waktu kurang lebih empat detik. Dari rekaman tersebut dapat diambil data pitch, formant, dan formant bandwidth.
Hasil Penelitian
     Dari penelitian yang dilakukan, terlihat perbedaan pitch, formant, dan formant bandwidth pada setiap orang. Keluarnya bunyi vokal yang dihasilkan seseorang dipengaruhi oleh kebiasaan orang tersebut dalam melakukan artikulasi dalam mengeluarkan suara.
Kesimpulan
1.Karakteristik suara manusia dipengaruhi oleh pitch, formant dan Bandwidth.
2.Pitch merupakan nada dasar suara dari masing-masing orang.
3.Pitch laki-laki umumnya lebih rendah dari perempuan.
4.Bunyi vokal ditentukan oleh besarnya nilai F1 dan F2.
5.Artikulasi yang baik mempengaruhi nilai F1 dan F2 yang dihasilkan.

   Di masa mendatang, tidak menutup kemungkinan pengembangan penelitian ini, berupa alat pengubah suara, yang dapat membantu seseorang yang memiliki artikulasi suara yang kurang jelas.







Minggu, 24 Maret 2013

Encapsulation & Deencapsulation

Enkapsulasi adalah suatu proses untuk menyembunyikan atau memproteksi suatu proses dari kemungkinan interferensi atau penyalahgunaan dari luar sistem sekaligus menyederhanakan penggunaan sistem itu sendiri, juga membuat satu jenis paket data jaringan menjadi jenis data lainnya. Enkapsulasi terjadi ketika sebuah protokol yang berada pada lapisan yang lebih rendah menerima data dari protokol yang berada pada layer yang lebih tinggi dan meletakkan data ke format data yang dipahami oleh protokol tersebut. Akses ke internal sistem diatur sedemikian rupa melalui seperangkat interface.

Dengan enkapsulasi data menjadi memiliki identitas. Contoh sederhana proses enkapsulasi dalam proses pengiriman surat, jika sebuah surat akan dikirim namun tanpa adanya  amplop, alamat dan perangko. Surat tersebut hendaknya memiliki identitas agar dapat sampai ke tujuan, jika tidak memiliki identitas maka surat tersebut tidak akan dapat sampai ke tujuan. Amplop dengan alamat dan perangko sama dengan enkapsulasi pada data.

Sedangkan Dekapsulasi adalah Proses pemisahan header IP terluar pada paket yang datang, sehingga datagram yang ditumpangkan itu dapat diakses dan dapat dikirimkan ke tujuan yang sebenarnya. Dekapsulasi merupakan kebalikan dari enkapsulasi.



Senin, 18 Maret 2013

Tipe Jaringan Komunikasi

  • Switched Network

Switched network adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer atau device lainnya dalam jaringan atau LAN, biasanya menggunakan topologi star.

  • Circuit Switched Network

Model komunikasi yang jalur komunikasi tujuan untuk pengiriman paket-paket data/informasi sudah dibangun antara dua host.
  • Packet Switched Network


Sebuah metode yang digunakan untuk memindahkan data dalam jaringan internet. Dalam packet switching, seluruh paket data yang dikirim dari sebuah node akan dipecah menjadi beberapa bagian. Setiap bagian memiliki keterangan mengenai asal dan tujuan dari paket data tersebut.

  • Broadcast Network

Sebuah jaringan broadcast adalah sebuah organisasi, seperti perusahaan atau asosiasi lainnya, yang menyediakan siaran langsung atau rekaman konten, seperti film, berita, olahraga dan program televisi lainnya. Kebanyakan jaringan terutama baik jaringan televisi atau jaringan radio, meskipun beberapa organisasi menjalankan kedua jenis jaringan.
  • Packet Radio Network


Pusat jaringan berada di lokasi strategis diantara penerima. Dan dalam range (jarak) tertentu, jaringan pusat dapat melakukan penyiaran (broadcast) ke jaringan penerima lainnya.
  • Satellite Network


Setiap transmitter menerima informasi yang diterima langsung dari pemberian satelit.
  • Local Network

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.














Minggu, 17 Maret 2013

Pengalaman Membuat Web

Posting kali ini saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman saya membuat sebuah halaman web. Sekedar berbagi aja sih, selain karena postingan ini merupakan tugas mata kuliah Analisis dan Perancangan Sistem Informasi (APSI).

Pengalaman ini saya dapat ketika semester lima yang lalu (sekarang saya semester enam), tepatnya pada mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer (IMK). Kelas kali dipecah menjadi beberapa kelompok. Satu kelompoknya bisa terdiri dari 3-4 mahasiswa. Kebetulan kelompok saya berjumlah 4 orang. Tema tugas kami ada membuat sebuah halaman web yang mempunyai unsur e-learning. Kemudian, mulailah kelompok kami berdiskusi menentukan judulnya.

Cukup banyak judul dan ide yang keluar dari kepala kami. Mulai dari web edukasi untuk pembelajaran balita hingga web pengetahuan umum yang ditujukan untuk kalangan umum. Akhirnya, setelah diskusi yang cukup memeras otak serta masukan-masukan dari dosen kami, kelompok kami memutuskan untuk membuat web yang isinya pengetahuan umum. Jadi, isi web kami adalah berbagai macam artikel mengenai berita-berita terhangat atau informasi dari seluruh belahan dunia. Yang ter-update tentunya.

Kami membuat proyek kami dengan menggunakan software Macromedia Dreamweaver. Sebuah software yang memang ditujukan untuk pembuatan web. Sekedar info, setelah diakuisisi oleh Adobe, kini software tersebut lebih dikenal dengan nama Adobe Dreamweaver. Teknik dasar pengoperasian software ini kebetulan kami dapatkan dari Laboratorium kampus kami, yang memang juga mempelajari dasar-dasar pembuatan halaman web.

Kelompok kami mendesain proyek kami dengan cara yang cukup mudah. Yaitu dengan teknik link pada Dreamweaver. Sebagian besar teknik itulah yang kami masukan pada halaman web kami. Selain karena kemampuan kami yang bisa dibilang masih pemula, deadline tugas yang hanya beberapa minggu lah yang membuat kami memikirkan cara paling sederhana untuk menyelesaikan proyek kami tersebut. Alhamdulillah, kami berhasil menyelesaikan halaman web kami. Dan nilai yang kelompok kami dapatkan pun cukup memuaskan.

Rabu, 13 Maret 2013

Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi (peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan. Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen. Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Berikut ini beberapa contoh media transmisi data:


Wire-LAN



Pada media jaringan ini, dibutuhkan kabel jaringan sebagai media penghubung. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal antar jaringan komputer.


Wireles-LAN


Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.


Wireless-LAN Mode Ad-Hoc


Ad-Hoc merupakan model jaringan Wireless LAN yang sangat sederhana, karena pada Ad-Hoc ini tidak membutuhkan access point untuk host dapat saling berinteraksi. Pada setiap host cukup memiliki transmitter dan receiver wireless agar dapat berkomunikasi secara langsung satu sama lain. Kekurangan dari model ini adalah adalah keterbatasan jangkauan, komputer tidak dapat berkomunikasi dengan komputer pada jaringan yang menggunakan kabel jaringan. Selain itu, area jangkauan pada model ini terbatas pada jarak antara kedua komputer tersebut.

Wireless-LAN Mode Infrastruktur


Jika komputer pada jaringan wireless ingin mengakses jaringan kabel atau berbagi printer misalnya, maka jaringan wireless tersebut harus menggunakan model infrastruktur Pada model infrastruktur access point berfungsi untuk melayani komunikasi utama pada jaringan wirelessAccess point mentransmisikan data pada PC dengan jangkauan tertentu pada suatu daerah. Penambahan dan pengaturan letak access point dapat memperluas jangkauan dari Wireless LAN pada model jaringan Wireless infrastruktur ini.